Sains & keselamatan · 9 MENIT BACA
Sepak Bola: Aturan Offside, Fair Play, dan Cedera Umum
Sepak bola dimainkan dua tim berisi sebelas pemain yang berusaha memasukkan bola ke gawang lawan tanpa memakai tangan, kecuali kiper di kotak penaltinya sendiri. Aturannya ditetapkan IFAB (International Football Association Board) dan diperbarui setiap musim. Tulisan ini menjelaskan aturan inti beserta angkanya, cara memahami offside, pelanggaran dan kartu, adab seorang muslim di lapangan, latihan yang aman, serta langkah pertama ketika cedera. Semua sumber tercantum di bagian akhir agar dapat Anda periksa sendiri.
Lapangan, pemain, dan kapan gol dihitung
IFAB mengizinkan ukuran lapangan dalam rentang tertentu; untuk pertandingan internasional panjangnya 100–110 m dan lebarnya 64–75 m, dan banyak stadion memakai 105 × 68 m. Gawang lebarnya 7,32 m dengan mistar setinggi 2,44 m. Kotak penalti menjorok 16,5 m ke lapangan, titik penalti berjarak 11 m dari garis gawang, dan lingkaran tengah berjari-jari 9,15 m. Bola resmi berkeliling 68–70 cm dan beratnya 410–450 g.
Setiap tim menurunkan paling banyak sebelas pemain, satu di antaranya kiper, dan pertandingan tidak boleh dimulai atau dilanjutkan bila satu tim kurang dari tujuh pemain. Waktu normalnya dua babak 45 menit dengan jeda paling lama 15 menit. Garis termasuk area yang dibatasinya, jadi bola baru keluar atau menjadi gol bila seluruh bola melewati garis; bola yang memantul dari tiang lalu kembali ke lapangan tetap dalam permainan. Saat permainan dimulai ulang, lawan memberi jarak sekurang-kurangnya 9,15 m pada sepak mula, tendangan bebas, dan tendangan sudut, serta 2 m pada lemparan ke dalam.
Membaca offside langkah demi langkah
Pemain berada di posisi offside bila sebagian kepala, badan, atau kakinya ada di separuh lapangan lawan dan lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola sekaligus pemain lawan kedua terakhir. Kiper ikut dihitung sebagai pemain lawan, sedangkan tangan dan lengan siapa pun tidak dihitung. Pemain yang sejajar dengan lawan kedua terakhir tidak offside. Posisi itu dinilai saat rekan setim menendang atau menyentuh bola, bukan saat bola diterima.
Berada di posisi offside belum merupakan pelanggaran. Pemain baru dihukum bila terlibat aktif: memainkan bola, mengganggu lawan seperti menghalangi pandangan kiper, atau mengambil keuntungan dari bola pantulan. Hukumannya tendangan bebas tidak langsung bagi tim bertahan. Tidak ada offside bila bola diterima langsung dari tendangan gawang, lemparan ke dalam, atau tendangan sudut.
Contoh: Bima (tokoh fiktif) berada di separuh lapangan lawan, lebih maju daripada bola, dan satu langkah di depan bek terakhir lawan, dengan kiper lawan di belakang bek itu. Saat rekannya mengumpan, bek itu adalah lawan kedua terakhir, sehingga Bima berada di posisi offside dan dihukum begitu ia memainkan bola. Bila Bima menunggu sejajar dengan bek dan baru berlari setelah bola ditendang, ia sah walaupun menerima bola jauh di belakang pertahanan. Kebiasaan melirik garis bek sebelum rekan menendang adalah inti keterampilan ini.
Pelanggaran dan kartu: mainkan bola, bukan kaki lawan
Hukum 12 membedakan tiga tingkat tekel atau benturan: ceroboh dihukum tendangan bebas langsung, sembrono ditambah kartu kuning, dan tenaga berlebihan yang membahayakan lawan diganjar kartu merah. Pelanggaran semacam itu oleh pemain bertahan di kotak penaltinya sendiri berbuah penalti. Bola yang mengenai lengan yang dibuka sehingga badan tampak lebih besar termasuk handball. Kiper yang memegang bola lebih dari delapan detik memberi lawan tendangan sudut, dan bila pertahanan membentuk pagar tiga pemain atau lebih, penyerang harus berdiri sekurang-kurangnya 1 m dari pagar itu.
Aturan juga menjaga sikap. Memprotes wasit dengan kata atau gerakan, berpura-pura dilanggar atau cedera untuk menipu wasit, dan membuka kaus saat merayakan gol masing-masing dihukum kartu kuning, sedangkan kata atau isyarat yang menghina dihukum kartu merah. Keputusan wasit tentang fakta pertandingan, termasuk sah atau tidaknya gol, bersifat final.
Adab fair play kepada wasit, rekan, dan lawan
QS At-Tawbah 9:119 membahas perintah untuk bersama orang-orang yang benar; di lapangan artinya tidak menjatuhkan diri demi penalti dan mengakui bila bola terakhir keluar dari kaki sendiri. Sahih Muslim no. 283 (penomoran Kelas Hadits) membahas larangan menipu. QS Al-Hujurat 49:11 membahas larangan mengolok-olok, sehingga perayaan gol tidak dipakai untuk mengejek lawan, wasit, atau rekan yang berbuat salah.
Sahih al-Bukhari no. 6011 (penomoran Kelas Hadits) membahas kepedulian di antara orang-orang beriman. Kepedulian itu tampak ketika ada pemain yang tergeletak: rekan dan lawan berhenti, memberi isyarat kepada wasit, dan memanggil bantuan. Sahih Muslim no. 6541 (penomoran Kelas Hadits) membahas larangan merendahkan sesama muslim, jadi bertanding sungguh-sungguh tetap boleh asalkan tanpa tekel yang membahayakan dan tanpa mempermalukan tim yang kalah.
Sahih al-Bukhari no. 6475 (penomoran Kelas Hadits) membahas berkata baik atau diam; bila ada yang perlu ditanyakan kepada wasit, biarkan kapten bertanya dengan sopan. Sahih al-Bukhari no. 6114 (penomoran Kelas Hadits) membahas menahan diri ketika marah: setelah ditekel keras, bangun, tarik napas, dan biarkan wasit yang memutuskan.
Salat, seragam, dan pergaulan selama berlatih
QS An-Nisa 4:103 membahas salat yang terikat waktu. Pertandingan sore sering berimpitan dengan Asar atau Magrib, jadi periksa jadwal salat, sediakan waktu wudu, dan jeda ketika waktunya masuk. Keringat tidak najis; ganti kaus bila tersedia, lalu salat dengan pakaian yang suci dan menutup aurat.
QS An-Nur 24:30 dan 24:31 membahas menjaga pandangan dan aurat, bagi laki-laki dan perempuan. Pemain putra memakai celana longgar yang tidak transparan dan melewati lutut, dan pemain putri memakai busana olahraga yang menjaga aurat. Hukum 4 IFAB memberi ruang: kaus dalam berlengan dan celana ketat boleh dipakai bila warnanya sesuai seragam, dan penutup kepala bila hitam atau sewarna kaus, tidak menyatu dengan kaus, dan tidak membahayakan. Pelindung tulang kering wajib, dan perhiasan harus dilepas, tidak cukup ditutup plester.
Latihan dilakukan dalam kelompok sesama gender dan berduaan dengan nonmahram dihindari, sebagaimana dibahas Sahih al-Bukhari no. 5233 (penomoran Kelas Hadits); pengelompokan ini penerapan adab, sebab rujukan itu tidak menyebut olahraga secara khusus. QS Al-Ma'idah 5:90 membahas larangan judi, jadi tebakan skor pertandingan tidak dijadikan taruhan. Tentukan pula lama latihan sebelum mulai agar belajar, keluarga, dan istirahat tidak terabaikan.
Berlatih aman dan langkah pertama saat cedera
Lakukan pemanasan bertahap, pakai pelindung tulang kering, minum sebelum haus, dan hindari latihan berat saat terik tengah hari; NHS mengingatkan bahwa otot yang lelah lebih mudah cedera. Begitu terasa nyeri, pusing, atau tidak sehat, berhentilah. Anak dan remaja langsung memanggil pelatih atau orang dewasa. Untuk keadaan gawat darurat hubungi 119 (Public Safety Center Kemenkes) atau 112, nomor darurat terpadu yang bebas pulsa di daerah yang sudah melayaninya, lalu sebutkan lokasi dan apa yang terjadi.
Paha belakang yang tertarik saat berlari cepat terasa sebagai nyeri tajam di belakang paha. Untuk cedera ini dan untuk lutut atau pergelangan kaki yang terkilir, NHS menganjurkan PRICE pada dua sampai tiga hari pertama: lindungi, istirahatkan tanpa menumpu berat, kompres es yang dibungkus kain hingga 20 menit setiap 2–3 jam, balut, dan tinggikan; hindari kompres panas dan pijat. Orang dewasa segera mencari pertolongan darurat bila terdengar bunyi retak, anggota tubuh tampak bengkok, atau terasa kebas. Bila pergelangan tangan dicurigai patah setelah jatuh, British Red Cross menyarankan menopangnya agar tidak bergerak, tidak mencoba meluruskannya, dan membawanya ke rumah sakit.
Setelah kepala terbentur saat menyundul atau bertabrakan, berhentilah walaupun merasa baik-baik saja. NHS menyarankan orang dewasa menemani setidaknya 24 jam pertama dan tidak bermain olahraga kontak seperti sepak bola setidaknya tiga minggu; hubungi layanan darurat bila orang itu pingsan, sulit tetap terjaga, atau kejang. Untuk kelelahan akibat panas, pindahkan ke tempat sejuk, beri banyak minum, dan dinginkan kulit dengan air; bila tidak membaik dalam 30 menit, hubungi layanan darurat.
Beribadah dan bersabar selama pulih
Sahih al-Bukhari no. 1117 (penomoran Kelas Hadits) membahas salat orang sakit menurut kemampuannya, dari berdiri, duduk, sampai berbaring. QS Al-Baqarah 2:286 membahas beban yang sesuai kesanggupan, dan QS Al-Ma'idah 5:6, ayat tentang wudu, juga menyebut tayamum bagi orang sakit. Sahih al-Bukhari no. 5641 (penomoran Kelas Hadits) membahas sakit sebagai penghapus kesalahan seorang muslim, sehingga masa pulih bisa diisi dengan hadir di pinggir lapangan dan menyemangati tim. Menurut NHS, sebagian besar terkilir membaik setelah dua minggu, tetapi lari dan olahraga berat sebaiknya ditunda hingga delapan minggu.
Tulisan ini tidak menetapkan hukum dan tidak menggantikan pelatih, wasit, atau tenaga kesehatan. Untuk bersuci dengan perban atau gips dan pertanyaan fikih pribadi lainnya, tanyakan kepada ustaz atau ulama setempat, serta ikuti arahan dokter tentang bagian tubuh yang harus tetap kering.
UJI PEMAHAMAN
Latihan mandiri
- Gambar tiga situasi di kertas: satu penyerang sah karena sejajar dengan bek, satu offside dan terlibat aktif, serta satu yang menerima bola langsung dari lemparan ke dalam. Tulis alasan tiap keputusan dengan kata-kata sendiri, lalu cocokkan dengan Hukum 11 IFAB.
- Latihan umpan bersama rekan sesama gender: berdiri berhadapan sekitar 10 m, dengan dua kerucut atau sandal berjarak 1 m di tengah. Letakkan kaki tumpu di samping bola dengan ujung jari mengarah ke rekan, kunci pergelangan kaki, dan dorong bagian tengah bola dengan sisi dalam kaki. Lakukan 20 umpan dengan tiap kaki, hitung yang melewati celah, lalu ulangi pekan depan dan bandingkan.
- Tulis urutan PRICE dan tanda bahaya setelah benturan kepala dengan kata-kata sendiri, simpan nomor 119 dan 112 di ponsel, lalu susun jadwal latihan pekan ini yang menyisakan waktu wudu dan salat Asar.
Yang perlu diingat
Bermain sepak bola dengan baik berarti memahami aturan IFAB dari ukuran lapangan sampai offside, bermain bola dan bukan kaki lawan, jujur kepada wasit serta menghormati lawan, menjaga salat dan aurat, dan segera berhenti serta memanggil orang dewasa ketika cedera.
Sumber dan catatan
- Laws of the Game 2025/26 — IFAB
- Law 11: Offside — IFAB
- Law 12: Fouls and Misconduct — IFAB
- Law 4: The Players' Equipment — IFAB
- Sprains and strains — NHS
- Hamstring injury — NHS
- Head injury and concussion — NHS
- Heat exhaustion and heatstroke — NHS
- Broken bone — British Red Cross
- Laporkan kejadian gawat darurat medik ke 119 — Kemenkes
- Tentang Call Center 112 — Layanan Panggilan Darurat 112, Komdigi
- Komdigi perkuat infrastruktur digital untuk layanan darurat 112 (25 September 2026) — Ditjen Infrastruktur Digital, Komdigi
- QS At-Tawbah 9:119 — mushaf imajiedu.com
- Sahih Muslim no. 283 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- QS Al-Hujurat 49:11 — mushaf imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 6011 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- Sahih Muslim no. 6541 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 6475 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 6114 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- QS An-Nisa 4:103 — mushaf imajiedu.com
- QS An-Nur 24:30 — mushaf imajiedu.com
- QS An-Nur 24:31 — mushaf imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 5233 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- QS Al-Ma'idah 5:90 — mushaf imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 1117 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
- QS Al-Baqarah 2:286 — mushaf imajiedu.com
- QS Al-Ma'idah 5:6 — mushaf imajiedu.com
- Sahih al-Bukhari no. 5641 (penomoran Kelas Hadits) — imajiedu.com
Aturan diringkas dari IFAB Laws of the Game 2025/26 beserta pembaruan 2026/27 yang berlaku sejak 1 Juli 2026; periksa edisi dan ketentuan yang dipakai kompetisi Anda.
Asal materi dan rujukan pembelajaran
Tema artikel dikembangkan dari materi belajar Imajiedu berikut. Kredit di bawah menjelaskan rujukan materi asal, bukan klaim bahwa artikel ini telah ditelaah oleh penulis rujukan tersebut.
- Imaji Sepak Bola — Stadion 11 lawan 11
Mengacu pada IFAB Laws of the Game 2025/26 (dengan pembaruan 2026/27) dan studi aerodinamika bola serta biomekanika tendangan. Stadion orisinal terinspirasi Jakarta International Stadium, bukan replika; tanpa pemain, klub atau logo asli.
- Belajar Sepak Bola
Aturan dari game Sepak Bola Imajiedu (IFAB Laws of the Game 2025/26 (dengan pembaruan 2026/27)); hadis dari Kelas Hadits dan ayat dari mushaf Imajiedu, disalin tanpa ditulis ulang; pertolongan pertama diringkas dari NHS, British Red Cross, dan Kemenkes. Bukan pengganti pelatih, wasit, dokter, atau ulama.
Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.
LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU
Sudah memahami idenya? Coba terapkan.
Gunakan simulator atau kalkulator berikut untuk mencoba konsep dalam artikel. Latihan ini opsional; masuk ke akun Imajiedu untuk membukanya.
![Tampilan latihan [object Object]](/shots/sepakbola.jpg?v=9be8afd639be)