Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA
Tafsir Al-Baqarah 267: Memberikan sesuatu yang layak
Al-Baqarah ayat 267 mengingatkan mutu barang yang diinfakkan. Membantu tidak seharusnya menjadi cara membuang sesuatu yang buruk lalu berharap penerima merasa wajib bersyukur hanya karena telah diberi.
QS. Al-Baqarah 2:267
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبۡتُمۡ وَمِمَّآ أَخۡرَجۡنَا لَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِۖ وَلَا تَيَمَّمُواْ ٱلۡخَبِيثَ مِنۡهُ تُنفِقُونَ وَلَسۡتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغۡمِضُواْ فِيهِۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
TERJEMAHAN AYAT
Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji
Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.
Konteks ayat
Kemenag membaca ayat ini dalam rangkaian pengajaran tentang infak yang baik. Penjelasannya membedakan barang layak dari barang buruk yang pemberinya sendiri enggan menerima. Tafsir juga tidak menyederhanakannya menjadi tuntutan agar setiap pemberian selalu berupa barang paling mahal atau paling unggul yang dimiliki.
Pokok penjelasan tafsir
Ukuran kewajaran membantu pemberi memikirkan kebutuhan dan kehormatan penerima. Harta yang diberikan perlu berasal dari usaha yang baik serta mempunyai kualitas yang pantas. Dengan menempatkan diri sebagai calon penerima, seseorang dapat melihat perbedaan antara sungguh membantu dan sekadar memindahkan beban barang yang tidak ingin lagi ia urus.
Renungan untuk keseharian
Sebelum menyalurkan pakaian, periksa kebersihan, kelengkapan, dan apakah masih dapat digunakan. Buku pelajaran perlu diperiksa kesesuaian serta kondisinya, bukan hanya dihitung jumlah kotaknya. Menanyakan kebutuhan penerima dapat lebih berguna daripada mengirim barang secara besar-besaran tanpa mengetahui apakah tersedia tempat, tenaga, dan biaya untuk mengelolanya.
Batas pemahaman
Barang bekas tidak otomatis buruk, sebagaimana barang baru tidak otomatis bermanfaat. Kelayakan bergantung pada keadaan barang dan kebutuhan yang nyata. Jangan mempermalukan pemberi yang kemampuannya terbatas; ajakan memperbaiki kualitas perlu disampaikan dengan menghormati kedua pihak, bukan melalui pamer ukuran sumbangan.
UJI PEMAHAMAN
Latihan mandiri
- Periksa satu barang yang hendak disumbangkan seolah kamu penerimanya.
- Tanyakan kebutuhan sebelum menentukan jumlah dan jenis barang bantuan.
- Pisahkan barang layak pakai dari barang yang seharusnya diperbaiki dahulu.
Yang perlu diingat
Infak yang layak mempertimbangkan asal, kualitas, kebutuhan, dan martabat penerima, bukan hanya keinginan pemberi.
Sumber dan catatan
Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.
Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.
Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.
Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.
LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU
Sudah memahami idenya? Coba terapkan.
Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.
Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya