Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA
Tafsir Al-Mu'minun 3: Menjaga waktu dari yang sia-sia
Al-Mu'minun ayat 3 menyebut sikap berpaling dari hal yang sia-sia. Pesannya mengajak menilai ucapan dan kegiatan berdasarkan manfaat serta akibatnya, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang ramai dilakukan orang lain.
QS. Al-Mu'minun 23:3
وَٱلَّذِينَ هُمۡ عَنِ ٱللَّغۡوِ مُعۡرِضُونَ
TERJEMAHAN AYAT
dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna
Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.
Konteks ayat
Ayat ini berada dalam rangkaian sifat orang beriman yang beruntung, setelah pembicaraan khusyuk dalam salat. Tafsir Kemenag menekankan penjagaan waktu dan umur agar tidak dihabiskan tanpa guna. Ucapan yang tidak memberi manfaat bagi diri maupun orang lain menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pokok penjelasan tafsir
Berpaling berarti memilih tidak terus memberi perhatian kepada kegiatan yang tidak layak diikuti. Pilihan tersebut membutuhkan kesadaran, sebab sesuatu dapat terasa menarik walaupun terus menghabiskan waktu dan merusak hubungan. Menjaga umur tidak harus berarti setiap menit menghasilkan uang; belajar, merawat keluarga, beribadah, dan istirahat yang tepat juga memiliki tujuan.
Renungan untuk keseharian
Pelajar dapat menghentikan percakapan yang hanya mengulang ejekan terhadap teman. Pekerja dapat membatasi kebiasaan membuka kabar tanpa tujuan ketika tugas penting tertunda. Keluarga dapat membicarakan penggunaan waktu layar berdasarkan dampaknya pada tidur, hubungan, dan kewajiban, bukan hanya berdasarkan lamanya waktu yang terlihat di perangkat.
Batas pemahaman
Ayat ini tidak membenarkan anggapan bahwa semua hiburan atau istirahat adalah sia-sia. Kebutuhan manusia berbeda dan pemulihan tenaga dapat menunjang tanggung jawab. Jangan pula menilai kegiatan orang lain hanya karena manfaatnya belum terlihat oleh kita; pahami konteks sebelum memberi nasihat atau menyimpulkan bahwa waktunya terbuang.
UJI PEMAHAMAN
Latihan mandiri
- Amati kegiatan yang berulang kali membuat tanggung jawab utama terabaikan.
- Bedakan istirahat yang menyegarkan dari kebiasaan yang justru menambah penyesalan.
- Pilih satu batas waktu atau pergantian kegiatan yang dapat dicoba selama beberapa hari.
Yang perlu diingat
Menjauhi yang sia-sia berarti mengarahkan perhatian pada manfaat dan tanggung jawab, bukan menolak seluruh bentuk istirahat atau kegembiraan.
Sumber dan catatan
Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.
Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.
Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.
Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.
LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU
Sudah memahami idenya? Coba terapkan.
Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.
Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya