Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA

Tafsir An-Nisa 135: Adil meski menyangkut diri sendiri

An-Nisa ayat 135 menuntut keadilan ketika kesaksian menyangkut diri sendiri, orang tua, atau kerabat. Ujian kejujuran sering paling berat bukan saat menilai orang asing, melainkan ketika fakta tidak menguntungkan pihak yang kita sayangi.

QS. An-Nisa 4:135

۞يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّـٰمِينَ بِٱلۡقِسۡطِ شُهَدَآءَ لِلَّهِ وَلَوۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمۡ أَوِ ٱلۡوَٰلِدَيۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِينَۚ إِن يَكُنۡ غَنِيًّا أَوۡ فَقِيرٗا فَٱللَّهُ أَوۡلَىٰ بِهِمَاۖ فَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلۡهَوَىٰٓ أَن تَعۡدِلُواْۚ وَإِن تَلۡوُۥٓاْ أَوۡ تُعۡرِضُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا

TERJEMAHAN AYAT

Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan

Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.

Konteks ayat

Tafsir Kemenag menekankan kesaksian sesuai kenyataan, tanpa memutarbalikkan informasi demi keuntungan pribadi. Kaya atau miskinnya seseorang tidak membolehkan penyimpangan. Ayat mengarahkan orang beriman menegakkan keadilan karena Allah, bukan mengikuti kecenderungan yang membuat fakta dinilai berbeda menurut identitas pihak yang terlibat dalam persoalan.

Pokok penjelasan tafsir

Mendukung keluarga tidak harus berarti membenarkan kesalahan mereka. Kesaksian memiliki fungsi menjelaskan kenyataan, sehingga penambahan, penghilangan, atau pemelintiran informasi dapat merusak hak orang lain. Kesadaran bahwa Allah mengetahui tindakan manusia menjadi pengingat ketika tekanan atau rasa sungkan mendorong seseorang menyembunyikan bagian penting dari peristiwa.

Renungan untuk keseharian

Jika teman dekat merusak barang kelas, siswa dapat menyampaikan apa yang benar-benar dilihat tanpa menambah dugaan tentang niatnya. Dalam penilaian kerja, atasan dapat memakai kriteria yang sama bagi semua anggota tim. Orang tua dapat mendengar keterangan kedua anak sebelum menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab atas suatu pertengkaran.

Batas pemahaman

Adil bukan berarti menyebarkan tuduhan sebelum bukti diperiksa. Bedakan pengalaman langsung, kabar dari orang lain, dan dugaan. Untuk perkara yang membahayakan saksi, gunakan jalur pelaporan dan perlindungan yang tepat. Artikel ini membahas prinsip kejujuran, bukan menggantikan prosedur pembuktian atau pendampingan dalam kasus hukum tertentu.

UJI PEMAHAMAN

Latihan mandiri

  1. Pisahkan catatan kejadian menjadi hal yang dilihat, didengar, dan diduga.
  2. Tanyakan apakah penilaianmu berubah jika pelakunya bukan orang dekat.
  3. Cari jalur penyampaian fakta yang tepat dan menjaga keselamatan pihak terkait.

Yang perlu diingat

Keadilan memerlukan keberanian menjaga fakta, bahkan ketika fakta itu tidak menguntungkan diri sendiri atau orang yang dicintai.

Sumber dan catatan

Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.

Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.

Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.

Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.

LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU

Sudah memahami idenya? Coba terapkan.

Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.

Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya