← Semua kategori

Terkait Fenomena Alam

7 entri · tidak ada yang terkunci

Belajar di Jalur Doa
1Doa Melihat Permulaan Buah
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ ثَمَرِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ مَدِيْنَتِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ صَاعِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ مُدِّنَا
Allaahumma baarik lanaa fii tsamarinaa, wa baarik lanaa fii madiinatinaa, wa baarik lanaa fii shoo'inaa, wa baarik lanaa fii muddinaa.
“Ya Allah, berilah berkah buah-buahan kami, berilah berkah kota kami, berilah berkah sha’(1) dan berilah berkah mud(2) kami”(3).
Lihat takhrij

(1) Sha’ sebanding dengan 4 Mud sekitar 3 kg (Fatawa Nur ‘Ala darb 16/217) (2) Mud adalah takaran yang sepadan dengan cakupan dua telapak tangan manusia normal (Syarah Hisnul Muslim karya Majdi bin Abdul Wahhab 1/276) (3) HR. Muslim no.1373.

2Doa Melihat Hilal (Awal Bulan Hijriyah)
اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allaahu akbar, allaahumma ahillahu 'alainaa bil amni wal iimaan, was-salaamati wal islaam, wat-taufiiqi limaa tuhibbu wa tardhoo, robbunaa wa robbukallaah.
"Allah Maha Besar, Ya Allah, munculkanlah hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan islam, dan membawa taufiq kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai. Rabb kami dan Rabb kamu (wahai bulan) adalah Allah(1)".
Lihat takhrij

(1) HR. Ahmad dalam musnadnya 888, Ad-Darimi dalam sunannya 1729, At-Thabrani dalam Mu'jam al-Kabir 13330. Hadits ini digolongkan hadits shahih li ghairi oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no. 1816.

3Doa Ketika Hujan Sangat Lebat
اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allaahumma hawaalainaa wa laa 'alainaa, allaahumma 'alal aakaami wazh-zhiroobi, wa buthuunil audiyati wa manaabitisy-syajari.
"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan menimpa kami. Ya Allah, berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan."
4Doa Saat Hujan Turun
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Allaahumma shoyyiban naafi'an.
"Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat (untuk manusia, tanaman dan binatang)."
5Doa Meminta Hujan
اَللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا مَرِيْعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ
Allaahummasqinaa ghoitsan mughiitsan marii-an marii'an, naafi'an ghoiro dhorrin, 'aajilan ghoiro aajilin.
"Ya Allah, berilah kami hujan yang merata, menyegarkan tubuh dan menyuburkan tanaman, bermanfaat, tidak membahayakan. Kami mohon hujan secepatnya, tidak ditunda-tunda."
7Doa Ketika Angin Ribut
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا
Allaahumma innii as-aluka khoirohaa wa a'uudzu bika min syarrihaa.
"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya."
Lihat takhrij

HR. Abu Dawud no. 5097, Ibnu Majah no. 3727, dan lihat Shahih Al-Jami' no. 4/274.

Teks, terjemah, dan takhrij dari bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.