Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA

Tafsir Luqman 14: Menghargai pengasuhan dan berterima kasih

Luqman ayat 14 mengingatkan manusia kepada kedua orang tua, dengan penyebutan beban kehamilan dan penyusuan ibu. Syukur kepada Allah dan terima kasih kepada orang tua ditempatkan bersama dalam pengingat tentang perjalanan hidup manusia.

QS. Luqman 31:14

وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنٖ وَفِصَٰلُهُۥ فِي عَامَيۡنِ أَنِ ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ إِلَيَّ ٱلۡمَصِيرُ

TERJEMAHAN AYAT

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun.648) Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu

Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.

Konteks ayat

Tafsir Kemenag menyoroti kesulitan yang ditanggung ibu ketika mengandung, melahirkan, dan merawat anak. Penyebutan tersebut membuat pengasuhan yang sering dianggap biasa kembali terlihat sebagai tanggung jawab besar. Penutup ayat mengingatkan kepulangan kepada Allah, sehingga hubungan keluarga tidak terlepas dari pertanggungjawaban atas tindakan dan perlakuan kita.

Pokok penjelasan tafsir

Menghargai orang tua dapat tumbuh dari kesadaran bahwa kemandirian sekarang didahului masa sangat bergantung kepada orang lain. Syukur tidak hanya disampaikan melalui pujian pada hari tertentu, tetapi dalam perhatian dan bantuan yang nyata. Mengingat beban ibu juga dapat mendorong keluarga membagi pekerjaan pengasuhan secara lebih peduli dan tidak membiarkannya ditanggung sendirian.

Renungan untuk keseharian

Anak yang mulai mandiri dapat mengambil bagian pekerjaan rumah sesuai kemampuan. Orang dewasa dapat mengakui kerja perawatan yang tidak menghasilkan penghasilan tetapi menjaga kehidupan keluarga. Ketika ada ibu baru, bantuan praktis dapat berupa makanan, kesempatan beristirahat, atau pendampingan yang diminta, bukan komentar yang membandingkan kemampuannya dengan orang lain.

Batas pemahaman

Penyebutan penyusuan dalam ayat tidak boleh digunakan untuk mempermalukan ibu yang memiliki kendala medis atau keadaan lain. Persoalan kesehatan perlu pendampingan tenaga kompeten. Bakti juga tidak berarti ketaatan pada perintah yang salah; ayat berikutnya memberi konteks penting tentang batas ketaatan sambil tetap menjaga pergaulan yang baik.

UJI PEMAHAMAN

Latihan mandiri

  1. Kenali satu pekerjaan pengasuhan yang selama ini jarang dihargai.
  2. Pilih bantuan nyata yang sesuai kemampuan dan kebutuhan keluarga.
  3. Baca ayat berikutnya untuk memahami hubungan antara penghormatan dan batas ketaatan.

Yang perlu diingat

Mengingat pengasuhan menumbuhkan syukur dan bantuan konkret, tanpa mengubah penghormatan menjadi penghakiman terhadap keadaan keluarga yang berbeda.

Sumber dan catatan

Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.

Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.

Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.

Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.

LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU

Sudah memahami idenya? Coba terapkan.

Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.

Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya