Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA

Tafsir Al-A'raf 56: Menjaga bumi dan berharap rahmat

Al-A'raf ayat 56 melarang kerusakan di bumi dan mengajarkan doa dengan rasa takut serta harap. Kepedulian terhadap keadaan sekitar tidak terpisah dari hubungan dengan Allah yang menjadi tujuan doa.

QS. Al-A'raf 7:56

وَلَا تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا وَٱدۡعُوهُ خَوۡفٗا وَطَمَعًاۚ إِنَّ رَحۡمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٞ مِّنَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ

TERJEMAHAN AYAT

Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan

Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.

Konteks ayat

Tafsir Kemenag menjelaskan kerusakan secara luas, mencakup lingkungan, sumber penghidupan, serta hubungan antarmanusia. Bumi dengan berbagai kelengkapannya adalah tempat kehidupan yang perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Setelah larangan merusak, ayat berbicara tentang doa dan kedekatan rahmat Allah kepada orang yang berbuat baik.

Pokok penjelasan tafsir

Larangan ini tidak hanya menyasar kerusakan besar yang dilakukan pihak jauh. Tindakan yang mengganggu kehidupan bersama juga perlu diperhatikan. Doa disertai rasa takut dan harap menjaga seseorang dari sikap merasa aman atas kesalahan maupun putus asa. Harapan pada rahmat berjalan bersama usaha melakukan kebaikan.

Renungan untuk keseharian

Warga dapat menjaga saluran air bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melaporkan sumbatan melalui pengelola lingkungan. Di sekolah, penggunaan air dapat diperhatikan tanpa mengurangi kebutuhan kebersihan. Dalam hubungan sosial, menghentikan penyebaran fitnah juga merupakan contoh upaya mengurangi kerusakan yang dampaknya dapat meluas kepada banyak orang.

Batas pemahaman

Ayat ini memberi prinsip etis, bukan penjelasan teknis lengkap tentang pengelolaan limbah atau penanganan bencana. Pilihan teknis perlu mengikuti pengetahuan dan kewenangan yang tepat. Jangan menganggap setiap korban kerusakan lingkungan pasti dihukum karena dosanya; tugas kita adalah mencegah bahaya dan membantu orang yang terdampak.

UJI PEMAHAMAN

Latihan mandiri

  1. Kenali satu kebiasaan yang mengganggu lingkungan atau hubungan bersama.
  2. Pilih perbaikan yang aman dan dapat dilakukan secara konsisten.
  3. Hubungkan doa yang dipanjatkan dengan tindakan baik yang berada dalam kemampuanmu.

Yang perlu diingat

Menjaga bumi mencakup lingkungan dan hubungan sosial, disertai doa yang rendah hati serta harapan kepada rahmat Allah.

Sumber dan catatan

Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.

Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.

Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.

Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.

LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU

Sudah memahami idenya? Coba terapkan.

Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.

Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya