Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA
Tafsir An-Nahl 90: Adil, ihsan, dan perhatian kepada kerabat
An-Nahl ayat 90 merangkum perintah berlaku adil, berbuat ihsan, dan memberi kepada kerabat, serta larangan keji, mungkar, dan permusuhan. Ringkasnya susunan ayat tidak mengurangi luasnya tanggung jawab yang dikandung.
QS. An-Nahl 16:90
۞إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَٱلۡإِحۡسَٰنِ وَإِيتَآيِٕ ذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَيَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِ وَٱلۡبَغۡيِۚ يَعِظُكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ
TERJEMAHAN AYAT
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran
Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.
Konteks ayat
Tafsir Kemenag menyoroti tiga perintah dan tiga larangan dalam ayat. Keadilan berhubungan dengan pemenuhan hak, sedangkan ihsan memperluas perhatian pada kebaikan. Penyebutan kerabat mengingatkan hubungan yang dekat, tetapi larangan permusuhan dan pelanggaran tetap menjadi batas agar kedekatan tidak berubah menjadi pembenaran atas tindakan yang merugikan.
Pokok penjelasan tafsir
Menunaikan hak adalah dasar yang tidak boleh diabaikan sambil mengaku sedang berbuat baik. Seseorang tidak dapat menutupi ketidakadilan dengan pemberian sukarela yang terlihat mengesankan. Ihsan mendorong kualitas tindakan melampaui sikap asal selesai, sementara peringatan terhadap keburukan membantu memeriksa baik tujuan maupun cara yang ditempuh dalam hubungan sosial.
Renungan untuk keseharian
Atasan dapat memastikan hak pekerja dipenuhi sebelum membanggakan kegiatan bantuan kantor. Kakak dapat membantu adik belajar tanpa mengambil alih seluruh jawabannya. Dalam keluarga besar, dukungan kepada kerabat dapat diberikan secara terbuka dan wajar, tanpa mengambil jatah orang lain yang memiliki hak sama dalam suatu kegiatan bersama.
Batas pemahaman
Adil tidak selalu berarti membagikan jumlah persis sama tanpa melihat kebutuhan atau hak yang berbeda. Sebaliknya, alasan kebutuhan tidak boleh dibuat-buat untuk menguntungkan orang dekat. Artikel ini memberi kerangka perenungan; penentuan hak dalam waris, upah, atau sengketa memerlukan ketentuan khusus dan pemeriksaan fakta yang memadai.
UJI PEMAHAMAN
Latihan mandiri
- Periksa hak dasar yang perlu ditunaikan sebelum menawarkan bantuan tambahan.
- Pilih satu tugas yang dapat dikerjakan lebih baik, bukan sekadar selesai.
- Tinjau apakah dukungan kepada kerabat mengurangi hak pihak lain tanpa dasar.
Yang perlu diingat
Keadilan menjadi dasar, ihsan memperindah tindakan, dan kepedulian tidak boleh digunakan untuk menutupi pelanggaran terhadap hak orang lain.
Sumber dan catatan
Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.
Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.
Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.
Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.
LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU
Sudah memahami idenya? Coba terapkan.
Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.
Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya