Tafsir Al-Qur'an · 2 MENIT BACA

Tafsir Al-Qasas 77: Menggunakan nikmat untuk tujuan yang baik

Al-Qasas ayat 77 memuat nasihat kepada Qarun tentang akhirat, bagian kehidupan dunia, kebaikan, dan larangan merusak. Ayat ini tidak memisahkan kekayaan dari tanggung jawab terhadap Allah serta kehidupan di sekitarnya.

QS. Al-Qasas 28:77

وَٱبۡتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡيَاۖ وَأَحۡسِن كَمَآ أَحۡسَنَ ٱللَّهُ إِلَيۡكَۖ وَلَا تَبۡغِ ٱلۡفَسَادَ فِي ٱلۡأَرۡضِۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُفۡسِدِينَ

TERJEMAHAN AYAT

Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan

Ayat dan terjemahan ditampilkan utuh. Penjelasan di bawah adalah ringkasan edukatif, bukan pengganti tafsir lengkap. Lihat rujukan dan batas penggunaan.

Konteks ayat

Tafsir Kemenag menjelaskan empat arah nasihat: memakai pemberian Allah untuk akhirat, tidak meninggalkan kebutuhan dunia yang dibenarkan, berbuat baik, dan menghindari kerusakan. Latar Qarun penting karena ayat berbicara kepada orang yang memiliki kekayaan besar, bukan memberi pujian tanpa syarat terhadap penumpukan harta atau kesombongan.

Pokok penjelasan tafsir

Mencari akhirat dengan nikmat yang dimiliki mengarahkan harta menjadi sarana, bukan tujuan tertinggi. Bagian dunia dapat dinikmati tanpa melanggar petunjuk dan hak pihak lain. Perintah berbuat baik mengingatkan bahwa pemberian Allah seharusnya membuka kepedulian, sedangkan larangan merusak membatasi cara memperoleh maupun menggunakan pengaruh yang menyertai kekayaan.

Renungan untuk keseharian

Pekerja dapat mencari nafkah dengan serius sambil menjaga ibadah, keluarga, dan kejujuran. Orang yang memperoleh pendapatan tambahan dapat meninjau kebutuhan tanggungan serta peluang membantu. Pelajar dapat menggunakan kemampuan belajarnya untuk mendampingi teman, bukan membangun rasa lebih tinggi. Nikmat tidak hanya berupa uang; waktu dan pengetahuan juga dapat diarahkan pada manfaat.

Batas pemahaman

Ayat ini bukan tuntutan membagi waktu dunia dan akhirat dalam angka persis sama. Kegiatan dunia yang benar dapat memiliki nilai ibadah, dan kebutuhan orang berbeda-beda. Jangan menggunakan bagian tentang dunia untuk membenarkan kemewahan yang mengabaikan hak, atau bagian tentang akhirat untuk melalaikan tanggung jawab hidup yang nyata.

UJI PEMAHAMAN

Latihan mandiri

  1. Kenali nikmat yang paling besar pengaruhnya dalam keputusanmu saat ini.
  2. Tentukan cara menggunakan nikmat itu bagi kebutuhan yang benar dan manfaat sesama.
  3. Periksa apakah proses memperoleh atau memakainya menimbulkan kerusakan yang sebenarnya dapat dihindari.

Yang perlu diingat

Nikmat diarahkan menuju akhirat melalui penggunaan yang baik, pemenuhan kebutuhan dunia yang wajar, dan penolakan terhadap kerusakan.

Sumber dan catatan

Penjelasan diringkas dari tafsir Kemenag dalam arsip rujukan Al-Qur'an yang digunakan situs ini; bukan kutipan lengkap atau tafsir resmi baru. Teks ayat dan terjemahan disalin utuh dari koleksi tersebut. Edisi daring pada tautan sumber dapat memiliki perbedaan redaksi.

Bagian renungan, contoh, dan latihan adalah pengembangan edukatif penulis, bukan tambahan makna yang dinisbatkan kepada Allah atau ketentuan ibadah baru. Baca ayat sekitar dan tafsir lengkap; tanyakan kesimpulan hukum kepada pengajar yang kompeten.

Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.

Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.

LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU

Sudah memahami idenya? Coba terapkan.

Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.

Baca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnya