Allaahumma kholaqta nafsii wa anta tawaffaahaa, laka mamaatuhaa wa mah-yaahaa, in ah-yaytahaa fah-fazh-haa, wa in amattahaa fagh-fir lahaa, allaahumma innii as-alukal 'aafiyah.
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milik-Mu(12). Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah. Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan(13).” (14)
REFERENCE
(12) Maksudnya tidak ada yang memiliki kemampuan untuk menghidupkan jiwa atau mematikan jiwa kecuali hanya Allah subhanahu wa ta'ala.(lihat: Kasyfu Al-Musykil min Hadiitsi Ash-Shohihain 2/604)
(13) Maksudnya keselamatan di dunia dan di akhirat. (Lihat: Al-Kaukabul Wahhaj Syarhu Shohih Muslim 25/104)
(14) HR. Muslim no. 2712