Dzikir & Doa Pilihan Syaikh Abdur Razzāq Hafizahullah · no. 36 · From the corpus
Translation shown in Indonesian — no English translation is available in this corpus.
(76) Arti dari رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا Syaikh As-Sa’dy menjelaskan terdapat perbedaan antara an-nisyan dan al-khotho’, an-nisyan adalah lupanya hati dari apa yang diperintahkan sehingga ia meninggalkan apa yang diperintahkan karena lupa. Adapun al-khotho’ adalah bermaksud untuk melakukan perbuatan yang diperbolehkan kemudian terjatuh ke dalam perbuatan yang tidak diperbolehkan . dan keduanya ini dimaafkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala pada umat ini karena rahmat dan kebaikan-Nya. (lihat: Tafsir As-Sa’dy hal: 120) (77)Berkata Syaikh As-Sa’dy bahwa sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala telah meringankan kepada umat ini pada perintah-perintah dalam bersuci dan perkara-perkara ibadah yang tidak Allah subhanahu wa ta'ala ringankan kepada umat sebelumnya. (lihat: Tafsir As-Sa’dy hal: 120) (78) Dengan ampunan Allah subhanahu wa ta'ala seorang hamba bisa terhindar dari perkara-perkara yang dibenci dan perkara-perkara buruk, dan dengan rahmat Allah subhanahu wa ta'ala seorang hamba bisa memperolah perkara-perkara yang baik. (lihat: Tafsir As-Sa’dy hal: 120)
Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.