Dzikir & Doa Pilihan Syaikh Abdur Razzāq Hafizahullah · no. 53 · From the corpus
Translation shown in Indonesian — no English translation is available in this corpus.
The translation above covers every riwayat at once and cannot be divided between them.
(109) Yaitu jiwa yang tidak pernah kenyang mengejar dunia termasuk dalam makna doa ini juga adalah berlindung dari terlalu banyak makan dan tidak pernah merasa kenyang. (lihat Syarhu Ad-Duaa’ min Al-Kitab wa As-Sunnah karya Mahir bin Abdul Humaid hal. 415), (110) HR. Muslim no. 2722 dari Zaid bin Arqam. (111) Yaitu amalnya tidak diterima disisi Allah ﷻ karena tidak terpenuhi syarat diterimanya amalan dan syarat terkabulnya doa di antara syarat tersebut yang paling inti adalah Ikhlas dan Mutaba’ah (mencontoh Nabi ﷺ) dan Allah ﷻ senantiasa naik kepada-Nya amalan-amalan saleh, Allah ﷻ berfirman yang artinya, “Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik, dan amal kebajikan Dia akan mengangkatnya” QS Fatir : 10 (lihat Syarhu Ad-Duaa’ min Al-Kitab wa As-Sunnah karya Mahir bin Abdul Humaid hal. 541 (112) Ucapan disini termasuk didalamnya doa dan dzikir dan maksud dari “tidak didengar” adalah tidak diijabahi karena Allah adalah Dzat yang Maha Mendengar, tidak diijabahi karena tidak terkumpul padanya syarat terkabulnya doa sebagaimana penjelasan yang lalu. (lihat Syarhu Ad-Duaa’ min Al-Kitab wa As-Sunnah karya Mahir bin Abdul Humaid hal. 541) ]) (113) HR. Ibnu Hibban no.2440 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Sahih Mawari Dzom’an 2/454 no.2066.
Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.