Dzikir Ridha Di Atas Agama Islam

Dzikir Pagi · no. 14 · From the corpus

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا.
Rodhitubillahi robbaa, wabil islaamidiinaa, wabi muhammadin shollahu'alaihi wasallam nabiyyaa
Aku ridho/senang Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi (yang diutus oleh Allah).”(4)

Translation shown in Indonesian — no English translation is available in this corpus.

0 / 3
HOW TO MEMORISE
Explanation
Orang yang mengucapkan dzikir ini dengan penuh keyakinan maka ia akan merasakan manisnya Iman. Nabi bersabda : ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا “Telah merasakan manisnya iman orang yang ridho/suka Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad sebagai Rasul” (HR Muslim no 34) Makna “ridho terhadap sesuatu” yaitu qonaah dan merasa cukup serta puas dengan sesuatu tersebut sehingga tidak perlu mencari yang lainnya lagi (lihat Al-Minhaaj Syarah Shahih Muslim 2/2) Maksud dari dzikir ini adalah aku tidak perlu mencari tuhan dan sesembahan lain selain Allah. Sungguh Allah semata yang disembah karena hanya Dia-lah yang telah memberikan segala karunia yang aku rasakan. Aku juga tidak perlu mencari agama yang lain, karena Islam sudah cukup bagiku, sempurna dan indah aturan-aturannya, mencakup seluruh aspek kehidupan. Tidak seperti agama-agama yang lain, tidak sempurna aturan-aturannya, sering kontradiktif (saling bertentangan), dan tidak mencakup seluruh aspek kehidupan. Dan aku ridho Muhammad sebagai Rasul-ku, aku tunduk kepada seluruh keputusan dan pernyataannya, semuanya aku yakini kebenarannya tanpa keraguan sedikitpun.
REFERENCE

(4)HR. Ahmad 18967 dan At-Tirmidzi 3389, dan dinyatakan oleh para pentahqiq al-Musnad : Shahih li ghoirihi.

Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.