"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
“Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Ilah yang bergantung kepada- Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”(QS. Al-Ikhlash: 1-4)(24)
Translation shown in Indonesian — no English translation is available in this corpus.
Qur'an recitation — attached only where the doa is a complete ayah.
Explanation
Kandungan surat al-Ikhlash :
Surat ini dinamakan dengan surat al-Ikhlash (pemurnian), karena surat ini murni khusus untuk berbicara tentang ke-esa-an Allah. Oleh karena itu, surat ini bernilai sepertiga al-Qur’an, karena al-Qur’an isinya ada tiga bagian : (1) Tentang hukum (2) tentang kisah, dan (3) Tentang at-Tauhid. Sehingga surat al-Ikhlash isinya adalah sepertiga al-Qur’an.
Surat ini membantah semua keyakinan yang mencoreng ke-esa-an Allah. Jadi surat ini berisi syarat sesuatu sebagai “Tuhan”. Harus tidak punya anak, tidak boleh dilahirkan, dan tidak boleh ada sesuatu yang setara dengannya. Karena apabila Allah melahirkan berarti yang dilahirkan akan seperti Allah, sehingga akan hilang ke-esa-an Allah. Dan jika Nabi Isa adalah anak Allah maka sifat bapaknya tentu seperti sifat sang anak, sehingga melazimkan Allah juga seperti Isa, yang lemah dan akan mati.
REFERENCE
(24)HR Abu Dawud no 5082 dan At-Tirmidzi no. 3575, dan dihasankan oleh Al-Albani.