Membaca Surat An-Nas

Dzikir Pagi · no. 4 · From the corpus

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾
Bismillahirrohmaanirrohiim, Qul a'uudzu birobbinnaas, Malikinnaas, Ilaahinnaas, Min syarril waswaasil khonnaas, Alladzii yuwaswisu fii shuduurinnaas, Minal jinnati wannaas
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” “Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An-Naas: 1-6) (26)

Translation shown in Indonesian — no English translation is available in this corpus.

0 / 3
HOW TO MEMORISE
RECITATION
Ayah 1 of 6

Qur'an recitation — attached only where the doa is a complete ayah.

Explanation
Kandungan surat An-Naas Surat ini berisi permintaan perlindungan kepada Allah khusus terutama dari gangguan syaitan yang membisikan keburukan ke hati manusia. Terlebih lagi syaitan mengalir dalam tubuh manusia seperti aliran darah. Demikian juga meminta perlindungan dari bisikan yang dihembuskan oleh manusia yang jahat.
REFERENCE

(26)HR Abu Dawud no 5082 dan At-Tirmidzi no. 3575, dan dihasankan oleh Al-Albani

Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.